banner 468x60

Pemkab Manokwari Studi Banding ke Dispenda Jayapura

“Pemkab Manokwari tertarik studi banding ke Pemkot Jayapura, karena mereka menilai Pemkot telah berhasil dalam pengelolaan Pemerintahan, dan mereka tertarik dengan konsep pengeloaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Jayapura,” ujar Kepala Dispenda kota Jayapura Fachruddin Pasolo di Jayapura, Rabu (25/11/2015).

Ia mengatakan, Pemkab Manokwari ingin tahu sistem pengelolaan PAD di Kota Jayapura, karena penggunaan sistem perpajakan sudah menggunakan daring. Jadi, mereka ingin mengetahui system Informasi teknologi (IT) kita, sehingga mereka datang untuk mempelajarinya, disisi lain, mereka menganggap sistem pengawasan dan pengelolaan administrasi PAD di Jayapura sudah baik, sehingga tidak perlu lagi studi banding ke luar Papua,” kata dia.

Pasolo mengemukakan, karakter masyarakat di Jayapura dan Manokwari dianggap sama sehingga tim dari Pemkab Manokwari menganggap pihaknya tidak perlu melakukan studi banding di luar Papua. “Kami sudah memberikan beberapa regulasi yang bisa dijadikan referensi bagi belajar. Dan dalam waktu dekat, mereka akan undang kita ke Manokwari untuk memberikan materi soal bagaimana strategi untuk menarik PAD,” ucapnya.

Ia pun mengaku, hingga kini sudah banyak kabupaten yang ada di Provinsi Papua, melakukan studi banding ke Dispenda Kota Jayapura. “Di Provinsi Papua Barat baru Kabupaten Manokwari, sementara Papua hampir sebagian besar Kabupaten Jayapura kecuali beberapa kabupaten di wilayah pegunungan,” ujar Pasolo. (*)/jubi

author
No Response

Leave a reply "Pemkab Manokwari Studi Banding ke Dispenda Jayapura"